Senin, 25 September 2023

Bibit Alpukat Jogja


 

3 Alasan Bertanam Alpukat

Harga Jual di Pasaran relatif tinggi

Siapapun petani atau pekebun tentu memimpikan hasil perkebunannya di saat panen mendapatkan harga yang bagus dan sesuai. Namun, kadangkala tak seindah yang diharapkan. Itulah sebabnya, dibutuhkan kecerdikan dalam memilih tanaman serta cerdik dalam menentukan momen.

Alpukat adalah salah satu produk unggulan asli Indonesia yang diminati pasar dalam negeri dan luar negeri. Sampai saat ini, harga alpukat tergolong tinggi di pasaran mengingat permintaan yang cukup tinggi. Per KG nya bisa sampai 30 ribu sampai 50 ribuan per Kg nya. Beragam variasi menu berbahan alpukat pun disajikan. Mulai dari jus alpukat, nugget, es lilin, dll.

Cara Budidayanya Mudah

Tanaman alpukat termasuk tanaman yang mudah beradaptasi di iklim tropis Indonesia. Tanaman ini mudah dibudidayakan di pegunungan ataupun dataran rendah. Di Kota Sleman, Jogja, Klaten, Magelang, dan lain sebagainya mudah kita jumpai tanaman alpukat tumbuh dengan subur dan berbuah lebat.

Cara budidaya tanaman ini cukup mudah. Setelah ditanam dalam lubang tanam dengan jarak 4 M, kita bisa menambahkan pupuk organic secukupnya. Kunci dalam budidaya alpukat adalah adanya kecukupan sinar matahari, kecukupan air, dan unsur hara tanah yang sesuai.



Produktivitas Tinggi

Setelah memasuki usia panen, yakni berkisar dua tahunan, tanaman alpukat akan terus berbuah sesuai dengan musimnya. Penelitian Dinas Pertanian Jogja menyebut dalam satu tahun bisa mencapai 70 KG per pohon nya.

Jenis Alpukat Unggul di Indonesia

Tren Urban Farming saat ini menggeliat di masyarakat perkotaan. Dilansir dari sumber Kompas.com, yang dikutip dari laman Cybex Kementerian Pertanian RI, Rabu (4/5/2022), urban farming merupakan pemanfaatan ruang terbuka menjadi lahan hijau, yang tujuannya untuk membantu masyarakat menghasilkan bahan pangan sendiri dan memperkuat ketahanan pangan. Urban farming memiliki beberapa kelebihan, salah satunya bertambahnya kadar oksigen di tengah hiruk pikuk kehidupan di perkotaan dan dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

Salah satu jenis tanaman buah yang dapat ditanam dengan metode urban farming adalah alpukat. Ada beberapa varietas alpukat unggul untuk urban farming, antara lain sebagai berikut.

1.      Alpukat mentega

Alpukat ini disebut mentega karena saat sudah matang daging buahnya berwarna kuning bersih seperti mentega. Alpukat ini memiliki daging buah tebal, bertekstur kenyal, dan tak berair. Bentuknya bulat dengan bagian pangkal dan ujung agak membulat pula, berat rata-rata sekitar 600 gram per buah, panjang buah sekitar 13 sampai 17 cm dan diameter buah 10 sampai 14 cm, tebal kulit buah hanya 1 mm dan tebal daging buah mencapai 1,9 sampai 2,1 cm. Alpukat jenis ini tak berbeda dengan alpukat jenis lainnya, meski buah ini memiliki kadar protein 1,37 persen dan kadar lemak 7,58 persen.  Baca juga: Ragam Cara Menyimpan Alpukat agar Tidak Cepat Busuk Tanaman alpukat mentega ini rajin berbuah sepanjang tahun dan tingkat produksi buah yang berusia dewasa mampu menghasilkan 350 hingga 450 buah per pohon atau sekitar 225 kg per pohon.

2.      Alpukat wina

 

Alpukat wina merupakan jenis alpukat lokal yang dibudidayakan pertama kali oleh kelompok tani di Desa Jetis, Kabupaten Semarang. Pada dasarnya merupakan tipe alpukat mentega dengan bentuk buah agak bulat, warna kulit hijau mengilap dan tebal.   Alpukat ini berkualitas super, karena berukuran jumbo dengan berat mencapai 1,5 hingga 2 kg per buah, rasa nikmat, lembut, gurih, dan sedikit manis. Lihat Foto Ilustrasi buah alpukat hass. (SHUTTERSTOCK/BARMALINI)

3.      Alpukat hass

 

Alpukat ini berasal dari Australia yang ditemukan oleh seorang ahli holtikultura bernama Rudolph Hass. Baca juga: Panduan Cara Menanam Alpukat dari Biji Keunggulannya yaitu pohonnya mudah berbuah, produksi tinggi, rasa buah khas yang sangat lezat, daging buahnya sangat pulen, tidak mudah busuk, laku dalam negeri maupun di luar negeri dengan harga tinggi. Varietas alpukat ini paling terkenal di Amerika Serikat dan Selandia Baru.

4.      Alpukat pluwang

Alpukat ini disebut juga alpukat hawai jumbo, alpukat green star dan alpukat pangeran. Varietas alpukat pluwang terkenal dengan postur pohon pendek sehingga sangat mudah saat panen. Keunggulan lainnya, yaitu berat buah 2 kg per buah, daging buah tergolong tebal dengan tekstur yang lebih padat, rasa yang lebih manis dan lebih gurih jika dibandingkan dengan jenis alpukat lokal lainnya. Baca juga: Cara Menyimpan Alpukat agar Cepat Matang dan Tetap Segar Kulit buanhya berwarna lebih hijau gelap dan mengilap, daun berukuran tiga kali lipat lebih besar dibandingkan dengan alpukat lokal, bunganya juga mempunyai ukuran yang lebih besar.

5.      Alpukat kendil

Alpukat kendil persilangan antara alpukat Kendal dengan alpukat Gunung Pati. Buahnya tergolong jumbo dengan berat rata-rata 1,7 kg per buah, rasanya lezat, tebal dan pulen. Kelebihan lain varietas alpukat ini adalah daunnya tidak disukai oleh ulat bulu.

6. Alpukat alligator

 Alpukat ini berbentuk cenderung lonjong dengan bagian bawah agak besar dan bagian ujung atasnya mengecil atau mirip dengan buah pir. Ukuran panjang mencapai 70 sampai 80 cm, dengan berat rata-rata 1 hingga 1,3 kilogram. Baca juga: Cara Menanam dan Merawat Tanaman Alpukat di Dalam Ruangan Daging buahnya tebal, rasanya manis, legit, sama sekali tidak ada rasa pahit, lembut, pulen, dan teksturnya halus tidak berserat, serta mempunyai aroma yang khas.


Kriteria Bibit alpukat unggul :

1.      Vigor. Artinya, tanaman dalam kondisi subur dan tegap.

2.       Daun bibit mulus dan tidak ada hama penyakit. Warna daun bibit hijau cerah atau pucuknya berwarna hijau atau merah muda. Jika sedang kondisi stagnan, daunnya berwarna hijau tua yang mengkilap. Jika ada bekas serangan hama dan penyakit serta menggulung, sebaiknya tanaman diwaspadai.

3.      Batang bibit sehat, lurus, kulit batang cerah beralur, potongan cabang/dahan tidak dipaksakan, serta bentuk proporsional atas dengan bawahnya. Batang atas harus tegak mengarah ke atas, tidak bengkok,atau merunduk ke bawah. Untuk bibit yang lebih dari satu meter, pilih bibit yang ada percabangannya. Tananaman yang baik memiliki banyak cabang ke semua arah serta tajuknya rimbun. Selain itu, batang bebas dari jamur yang menempel dan hama, seperti bulatan putih (kutu putih) serta penggerek atau bekas sayatan.

4.      Akar bibit memiliki banyak akar serabut. Bahkan, akar serabut sudah sampai ke tepian polybag atau menembus polybag dan akar tampak putih.

5.      Bibit yang sudah berbuah diperhatikan kerontokan daun dan bentuk buahnya. Sebaiknya daun tidak rontok. Bentuk buah harus sempurna, tidak berulat, proposional, tidak mengecil, warna kulit buah cerah, atau biasanya berminyak atau ada bubuk putihnya.


Jenis jenis bibit alpukat unggul

1.      Alpukat aligator

Jenis alpukat ini paling terkenal diantara jenis alpukat lainnya. Keunggulan dari alpukat alligator adalah bisa ditanam di pot, bersifat genjah, cepat berbuah, dan memiliki ukuran buah yang cukup besar.

2.      Alpukat kendil.

Alpukat kendil merupakan alpukat yang memiliki ukuran buah paling besar disbanding jenis lainnya. Bentuk buahnya adalah bulat dengan bobot bisa mencapai lebih dari satu Kg per buahnya.

3.      Alpukat mentega.

Jenis alpukat mentega adalah jenis yang paling umum beredar di Indonesia dengan karakter buah agak sedikit lebih kecil disbanding alligator. Tetapi jumlah buahnya per pohon lebih banyak.

Jumat, 04 Februari 2022

Syarat Umum Budidaya Alpukat

 

Syarat Budidaya Alpukat

Pada umumnya tanaman alpukat dapat tumbuh di dataran rendah sampai dataran tinggi, yaitu 5-1500 m di atas permukaan laut. Tanaman ini akan tumbuh subur dengan hasil yang memuaskan pada ketinggian 200-1000 m dpl. Untuk tanaman alpukat ras Meksiko dan Guatemala lebih cocok ditanam pada ketinggian 1000-2000 m dpl., sedangkan ras Hindia Barat pada ketinggian 5-1000 m dpl.

Curah hujan minimum untuk pertumbuhan adalah 750-1000 mm/tahun. Untuk daerah dengan curah hujan kurang dari kebutuhan minimal (2-6 bln kering), tanaman alpukat masih dapat tumbuh asal kedalaman air tanah maksimal 2 m. Suhu optimal untuk pertumbuhan alpukat berkisar antara 12,8-28,3 °C. Mengingat tanaman alpukat dapat tumbuh di dataran rendah sampai tinggi, tanaman alpukat dapat mentolelir suhu udara antara 15-30 °C.

Kebutuhan cahaya matahari untuk pertumbuhan alpukat berkisar 40-80%. Angin diperlukan tanaman alpukat, terutama untuk proses penyerbukan. Namun demikian angin dengan kecepatan 62,4-73,6 km/jam dapat mematahkan ranting dan percabangan tanaman alpukat yang tergolong lunak, rapuh dan mudah patah. Tanaman alpukat untuk dapat tumbuh optimal memerlukan tanah gembur, tidak mudah tergenang air, subur, 11 dan banyak mengandung bahan organik.

Jenis tanah yang baik untuk pertumbuhan alpukat adalah jenis tanah lempung berpasir (sandy loam), lempung liat (clay loam), dan lempung endapan (aluvial loam). Keasaman tanah (pH) berkisar 5,6-6,4. Bila pH di bawah 5,5, maka tanaman akan menderita keracunan karena unsur Al, Mg dan Fe larut dalam jumlah cukup banyak.


alpukat aligator mudah ditanam dan cepat berbuah dalam usia tanam kurang dari dua tahun.

Bibit Alpukat Yang Baik

Syarat utama yang harus dipenuhi untuk membuat bibit adalah tersedianya pohon induk, yaitu tanaman yang memiliki persyaratan tertentu untuk dijadikan sebagai sumber bahan perbanyakan (biji, entris, mata tempel dll.)

Persyaratan yang dimaksud antara lain sebagai berikut :

1. Berproduksi tinggi dan mantap hasilnya

2. Kualitas buah yang dihasilkan cukup baik

3. Sudah beberapa kali berbuah

4. Pertumbuhannya normal, sehat, dan tidak terserang hama dan penyakit.

5. dikenal sebagai bibit alpukat unggul popular dan terbukti mudah berbuah di Indonesia seperti alpukat mentega, alligator, kendil, miki.



 

Jumat, 14 Januari 2022

Mengenal Tanaman Alpukat

 

Mengenal Tanaman Alpukat

Alpukat merupakan jenis tanaman yang termasuk famili Lauraceae, genus Parsea dan spesies americana. Alpukat merupakan salah satu tanaman holtikultura yang dapat tumbuh di daerah agak kering dan juga daerah basah. Tanah yang dikehendaki agar pohon alpukat dapat tumbuh dengan baik adalah tanah yang gembur, subur, kaya akan unsur hara.

Tanaman alpukat berasal dari dataran rendah/tinggi Amerika Tengah dan diperkirakan masuk ke Indonesia pada abad ke-18. Secara resmi antara tahun 1920- 1930 Indonesia telah mengintroduksi 20 varietas alpukat dari Amerika Tengah dan Amerika Serikat untuk memperoleh varietas-varietas unggul guna meningkatkan kesehatan dan gizi masyarakat, khususnya di daerah dataran tinggi. Pada daerah tropis seperti Indonesia, tanaman alpukat dapat tumbuh subur diatas dataran rendah sampai dataran tinggi yang berketinggian 2.000 m diatas permukaan laut (dpl).

 

Tips Budidaya Alpukat

Kunci sukses budidaya alpukat adalah berikut ini. Pertama, memahami seluk beluk perawatan budidaya alpukat., kedua, perawatan yang optimal. Kedua, pemberikan pupuk yang ideal. Ketiga, sinar matahari yang cukup. Jangan ditanam di lahan yang minim sinar matahari, karena menyebabkan pertumbuhan tanaman kurang maksimal.

Hama tanaman alpukat

Sebagaimana tanaman lainnya, alpukat juga kadangkala diserang hama seperti ulat, hewan pengerek batang, dan lain sebagainya. Untuk itu, secara berkala ada baiknya disemprot disinfektan untuk mencegah datangnya hama di tanaman alpukat.

Dimana memperoleh bibitnya? 

bibit alpukat aligator


Bibit Alpukat Aligator anggul seperti bibit alpukat aligator bisa anda dapatkan di Vista Agromedia Jogja dengan menghubungi WA 087838393451

 


Jual Bibit Alpukat Aligator dan alasan berkebun alpukat

Nilai Jual Tinggi

 Alpukat adalah salah satu tanaman yang punya nilai ekonomis yang tinggi, mengingat harga jual buahnya yang cukup mahal atau bagus di pasaran. Bahkan, dalam empat tahun terakhir harga buah alpukat menyentuh harga 20 ribu sampai 35 ribu per kilogramnya.

                                                        bibit alpukat aligator


Mudah Perawatannya


bibit alpukat aligator relatif mudah perawatannya. ia cenderung kuat terhadap cuaca panas dan hujan. perawatan alpukat cukup mudah, tinggal diberikan pupuk secara berkala. kalaupun tidak, setahun dua kali sudah cukup. 


Jumat, 24 Desember 2021

jual bibit alpukat aligator di Jogja

Budidaya alpukat kini semakin diminati banyak masyarakat. Alpukat termasuk tanaman buah yang memiliki nilai jual tinggi di pasar. 
Alpukat umumnya digunakan sebagai minuman jus alpukat, salad, selai, dan bahan kue, pewarna alami. 
Alpukat memiliki rasa yang khas dan lezat bila dipadukan dengan gula, madu dan lain sebagai nya. 
Salah satu alpukat unggul adalah aligator. 
Alpukat ini terkenal genjah, mudah berbuah cepat berbuah. 
Bibit alpukat aligator cukup prospek dikembangkan sebagai investasi keluarga yang menguntungkan. 

Pemilihan Bibit Alpukat

 Cara Memilih Bibit Alpukat Memilih bibit alpukat yang baik sangat penting untuk memastikan pertumbuhan tanaman yang sehat dan produktif. ...